I3UHKWsG4dhrDuO01rVV3Xg5ZNc AYAM KINANTAN TAPIAN SINAMAR: CINTA DAN WAKTU

Pages

Ads 468x60px

Labels

12/08/2012

CINTA DAN WAKTU

EDISI RESONANSI JIWA

Dahulu kala disebuah pulau kecil,hiduplah berbagai makhluk abstrak,ada Cinta,kekayaan,kegembiraan,kesedihan, dan sebagainya.
Pada suatu hari pulau tersebut diserang badai yang sangat dasyat dan air laut naik kepermukaan,membuat semua penghuni pulau kalang kabut menyelamatkan diri,Cinta sangat kebingungan karena ia tidak bisa berenang dan tidak mempunyai perahu,Cinta hanya berdiri dengan bingung dipinggir pantai mengharapkan seseorang yang bisa menyelamatkan dirinya,didalam kebingungannya,ia melihat Kekayaan lewat dengan perahunya,cinta berteriak memanggil kekayaan
" Kekayaan....tolonglah diriku,biarkan aku ikut bersama mu..."....
" Waduh cinta....perahuku sudah penuh dengan harta bendaku,apa lagi tiada tempat lagi buat dirimu' sahut si kekayaaan seraya mengayuh perahunya cepat cepat.

Tidak lama lewatlah kegembiraan...cinta kembali berteriak memanggil kegembiraan tapi karena kegembiraan sangat gembira dikarenakan menemukan sebuah perahu sehingga ia tidak mendengar teriakan Cinta.
Kemudian lewatlah kesedihan...Cinta pun kembali memanggil si kesedihan
" Kesedihan....bawalah aku bersama perahumu..." Teriak cinta
" Maaf Cinta,diriku sedang bersedih,saat ini aku ingin sendiri" jawab kesedihan seraya mengayuh perahunya menjauh.
Tidak lama kemudian cinta melihat kecantikan melintas dengan perahunya.
" Kecantikan....bawa lah aku bersama mu,aku takut sekali karena aku tidak bisa berenang" terika cinta lagi.
" Hai cinta....lihat lah dirimu,engkau begitu basah....aku tidak mau nanti engkau malah mengotori perahuku yang indah ini" jawab kecantikan sambil mengayuh perahunya meninggalkan Cinta yang mulai ketakutan dikarenakan air sudah sampai kepinggang cinta.
Tiba tiba terdengar suara dibelakang cinta
" Cinta....naiklah keparahuku...!! teriak  pemilik suara itu
Cinta melihat seorang tua sedang duduk diatas perahunya mendekati cinta
Cintapun segera menaiki perahu yang dikemudikan orang tua tersebut,dipulau terdekat orang tua itu menurunkan cinta,setelah orang tua itu pergi,cinta baru menyadari kalau ia tidak mengenal pria tua tersebut,Cinta pun menanyakan kepada penduduk pulau tersebut
" Pak...anda tahu siapa orang tua yang menolong diriku barusan? tanya cinta
" Oo...beliau adalah sang waktu" jawab penduduk tersebut
" Lalu..apakah anda tahu mengapa dia menolongku? karena  teman-teman yang ku kenal selama ini justru tidak mau membantu ku" tanya cinta lagi
" Cinta...." HANYA SANG WAKTU LAH YANG TAHU BERAPA NILAI SEBUAH CINTA" jawab pria itu lagi.
Akhirnya cinta mengerti bahwa kekayaan,kegembiraan,kesedihan maupun kecantikan tidak menjamin akan nilai cinta dan semua itu tidak menjamin bisa menyelamatkan cinta dari badai kehidupan ini......



Tidak ada komentar:

Posting Komentar